BAHAYA (MEMAKSAKAN) BILLINGUAL TERLALU DINI (Bacaan Bergizi & Penguat Hati)
16/10/2019
PROSES BELAJAR ANANDA ALFI (Menumbuhkan Pemahaman tentang Ibadah kepada Allah SWT)
29/10/2019

Ayah Bunda,
Mari kita belajar dari petani, yang sedemikian sabar menjalani serangkaian proses menumbuhkan benih sehingga atas upayanya banyak kebutuhan manusia yang terpenuhi.

Kita tak bisa membayangkan apa jadinya jika para petani itu ‘menuntut’ benih cepat-cepat bertumbuh. Atau ‘ngambek’ ketika arah dan hasil tumbuhnya tak sesuai yang ia harapkan, lalu ia berhenti bercocoktanam.

Ketabahan pikiran, hati dan jasad mereka dalam berproses rasanya layak menjadi teladan bagi kita yang SERBA INGIN CEPAT & TENGGELAM DALAM KEHIDUPAN YANG INSTAN.

Ayah Bunda,
Mendidik ananda bahkan jauhhhh lebih kompleks ketimbang apa yang dilakukan para petani.

Jiwa mereka hadir sebagai pribadi yang utuh, tak bisa sesukanya dibengkokan oleh orang dewasa. Di sisi lain, anak pun membutuhkan kehadiran dan kebijaksanaan orang dewasa sebagai penuntun diri mereka memahami dunia dan kehidupan.

Tekanan untuk semua bergerak cepat dan digegas tanpa memperdulikan kebutuhan anak semakin menjadi-jadi. Seringnya orang tua pun sampai lepas kendali, terpancing dengan berbagai prestasi yang dipamerkan di sana sini. Lupa bahwa anak adalah pribadi yang lahir utuh membawa misi tersendiri dari Illahi…

Menjadi orang tua yang punya kekuatan hati dan berbekal pengetahuan mumpuni semakin menjadi pondasi membersamai ananda tercinta. Merdeka dari berbagai ‘tekanan’ dan kompetisi. Bersabar dengan rangkaian perjalanan yang tak layak digesa-gesa.

BELAJAR tanpa henti, adalah bekal penting yang dibutuhkan orang tua. Ketika anak itu lahir, hidup kita tak lagi pernah sama…

Yuk, Ayah Bunda…
Nikmati proses mendidik ini…
Sesekali khawatir…
Sesekali ada rasa takut…
Namun sering kali, muncul rasa takjub

Comments

comments

Comments are closed.

WhatsApp chat