CLIMATE STRIKE (Aksi Ananda, Ayah Bunda & Bunda Guru)

MENCINTAI BUMI DENGAN AKSI SEPENUH HATI
21/09/2019
YUK, MAU REPOT DEMI ANAK (Aksi Para Mama Kece Alifa Kids)
24/09/2019

Ayah Bunda,
Beberapa hari ini penduduk di berbagai belahan dunia turun ke jalan, melakukan pawai menyuarakan bumi yang semakin di tepi jurang.

Peluang menyelamatkan bumi untuk tidak bertambah panas ini hanya memiliki peluang 50% saja.
Bayangkan, jika kita menaiki pesawat yang peluang selamatnya hanya 50%, berani kah kita…?
Tegakah kita membiarkan anak-anak kita di dalam pesawat tersebut…?

Bumi sebagai rumah bersama yang saat ini semakin dirusak oleh penghuninya sendiri…

Seperti penumpang perahu yang ikut membocorkan dinding dan lantai perahu, tak sadar akan tenggelam bersama ulah kepentingan nafsu dan materi semata.

Kehidupan matrealistis telah membutakan mata manusia. Malu jika terlihat hebat…
Malu jika tak menjadi kaya raya…
Malu jika tak berlimpah harta…

Sebuah definisi sukses yang SALAH KAPRAH…

Dianggap sukses ketika ‘meraih’, ‘mendapatkan’, ‘mengambil’.

SEKARANG SAATNYA kita ubah MAKNA SUKSES untuk diri kita dan anak-anak kita…

Sukses ketika mampu MEMBERI…
Sukses ketika mampu MENJAGA…
Sukses ketika tak membuat binasa…
Sukses yang bukan sekedar materi atau harta…

Allah SWT tak akan menanyai kita ataupun anak-anak kita tentang jumlah harta…
Allah SWT akan bertanya tentang peran menjaga dunia…
Peran sebagai “wakil-Nya”

Wakil macam apa yang justru merusak titipan dan bumi milik-Nya…?

Ayah Bunda,
Dekatkan Ananda pada alam dan lakukan dialog yang menggugahnya berpikir akan keadaan lingkungannya…
Menggugah kesadaran membutuhkan waktu dan upaya…
Namun mengandalkan waktu dan usia saja tak akan membuat anak-anak kita tiba-tiba peduli pada bumi. Membiarkan anak-anak larut di hadapan gadget tak lantas membuatnya menjadi bijak…

Tak perlu menjadi aktivis lingkungan untuk peduli pada bumi…
Seperti halnya tak perlu menjadi ahli gizi untuk menjaga kesehatan jasad kita…

Setiap asupan akal budi yang kita suapi pada jiwa Ananda, akan menjadi bekal kita menghadap-Nya…
Asupi mereka dengan pikiran penuh gizi, bukan sebatas larut pada materi….

Comments

comments

Comments are closed.

WhatsApp chat