KESEHATAN MENTAL ORANG TUA (Tantangan di Sosial Media)

KEHEBATAN MATERI VS KARAKTER DIRI (Sebuah Renungan untuk Keluarga)
01/11/2019
KEHADIRANMU MENYELESAIKAN PERSOALAN APA ? (Mengasah Kecerdasan Ananda Program Fullday)
04/11/2019

Ayah Bunda,
Baru-baru ini dunia memperingati hari kesehatan mental. Hal yang mungkin dahulu jarang terdengar bahkan masih asing dalam pembahasan kita sehari-hari. Tapi berita tentang tragisnya efek mental tak sehat ini makin rajin kita temukan. Menimpa orang-orang ‘biasa’ hingga yang rajin tampil di panggung.

Ayah Bunda tentu ingat kasus kesehatan mental pun menimpa keluarga muda hingga anak-anak. Ada apa sebenarnya?

Banyak faktor penyebab tentunya. Namun kita bisa mewaspadai persoalan ini dari pemicu yang dekat dengan keseharian kita, bernama Media Sosial.

Jika dulu kita mencari berita, hari ini kita lah pembuat berita dengan berbagai postingan aktifitas di sosial media. Meluapkan kegembiraan, kesedihan, keluhan, harapan, pencapaian-pencapaian dan lain sebagainya.

Tidak ada yang salah mungkin dengan hal tersebut, namun akan menjadi persoalan jika akhirnya ‘hiburan’ di sosial media akhirnya menjadi alat ukur bagi kehidupan pribadi kita. Membandingkan diri dengan orang lain. Membandingkan keluarga kita dengan keluarga orang lain, hingga membandingkan anak-anak kita dengan postingan orang tua lain tentang anak mereka.

Ayah Bunda,
Anak-anak menghirup pikiran, perasaan, perbuatan orang tuanya di keseharian, meskipun kita berada jauh dari mereka. Emosi dan perasaan keseharian kita akan menjadi bekal emosi mereka pula.
Rasanya, dengan pemahaman ini saja kita sudah cukup punya alasan kuat untuk menjaga diri kita sendiri dari hal-hal yang tak memberdayakan diri sendiri.

Sudah sepantasnya kita menjaga atmosfer bahagia dan cinta kasih di dalam keluarga tanpa tertekan dengan berbagai sajian di lingkungan online dan offline.

Sudah sepantasnya kita menjaga kesehatan jiwa keluarga dan anak-anak kita dengan terlebih dahulu menjadi penjaga gawang kebahagiaan itu sendiri.

Ayah Bunda,
Allah SWT berjanji akan menambah nikmat bagi yang pandai bersyukur. Jangan-jangan kegundahan dalam keluarga kita hari ini berangkat dari minimnya kemampuan syukur itu sendiri.

Yuk, Ayah Bunda…
Jadikan lingkungan sebagai bahan belajar dan motivasi semata, tanpa perlu terintimidasi…

Comments

comments

Comments are closed.

WhatsApp chat