KONSISTENSI DALAM MEMPERBAIKI AKSI

KETULUSAN HATI ANANDA YANG MENYENTIL KAMI PARA GURU
14/03/2019
MENJADIKAN COACHING SEBAGAI JALAN PENGEMBANGAN DIRI DI TIM ALIFA KIDS
17/03/2019

(Bekerja Tekun & Tuntas Meski Menantang)

Ayah Bunda,
Ada tipe personal yang senang dengan pekerjaan yang berbeda-beda setiap hari. Ada pula tipe personal yang senang mengerjakan hal yang sama sepanjang masa…

Keduanya sama baiknya…
Namun sebagai manusia dewasa yang bertanggungjawab atas Amanah organisasi, tak dapat menjadikan tipe diri sebagai tameng untuk tak keluar dari zona kebiasaan diri…

Ketika organisasi memerlukan perubahan dan aksi yang boleh jadi itu menjemukan dan sangat detail, maka jiwa dewasa akan menyambutnya dengan suka rela untuk kebaikan bersama dan membangun pondasi kokoh…

Ketika organisasi memerlukan aksi kreatif dan berbeda, maka jiwa dewasa akan keluar dari kesenangannya untuk mencoba sensitif dan berpikir solutif untuk menghadirkan hal baru agar organisasi dan tim tetap relevan sepanjang waktu…

Konsisten dan disiplin adalah modal mahal sekaligus langka terlebih di masa sekarang yang serba ingin loncat ke sana sini…
Maka ini adalah tantangan yang perlu dijawab dengan kembali menghidupkan jiwa bahwa kehadirannya mestilah bermakna bagi semesta…

Berkarya sepanjang waktu, menghadirkan hal-hal baru, solusi baru yang itu bisa menjadi solusi bagi customer, baik anak atau pun orang tua misalnya, seperti di Alifa Kids dan layanan sesama tim. Walau kadang berharapa “boleh ga yha hal ini tidak dikerjakan, bisa ga yha beres dengan sendirinya..”

Namun, orang dewasa tidak lagi berpikir mudah atau tidak mudah, enak atau tidak enak, melainkan perlu atau tidak perlu. Di sini kedewasaan diri dibuktikan dengan konsistensi dalam perbaikan perilaku.

Di Alifa Kids, setiap kemenangan kecil dirayakan dengan sederhana…
Tak hanya kemenangan, kegagalan pun dirayakan. Bukan tentang gagalnya melainkan pembelajaran yang didapat darinya…

Bagaimana dengan konsisten dan disiplin di keluarga ataupun organisasi Ayah Bunda…?
Apakah masih kalah dengan rasa jenuh dan berharap segalanya tercapai tanpa digapai…?
Ataukah telah hadir orang-orang yang selalu menjaga komitmen dan mandiri dalam menghadirkan karya diri…?

Selamat berproses dalam organisasi dan keluarga yha, Ayah Bunda…
Konon manusia itu “budak” atas perilakunya…
Apa yang menjadi kebiasaannya akan berujung pada “takdir”nya…

Comments

comments

Comments are closed.

WhatsApp chat