MENGHARGAI UPAYA ANAK (Orang Tua Alifa Kids yang Mencintai Anak Tanpa Syarat)

SENAM OTOT MATA
04/09/2018
PENGALAMAN BELAJAR DARI AHLINYA
05/09/2018

Ayah Bunda,
Bagi seorang anak, hadiah yang membahagiakan hatinya adalah berupa apresiasi.

Namun bukan apresiasi pada hasil melainkan pada upaya-upaya yang sudah berusaha mereka lakukan.

Di usia dini, tak semua proses berjalan sempurna seperti selera orang dewasa. Sempurna bagi mereka adalah ketika sudah konsisten mencoba.

Ada yang menangis ketika tampil, ada yang grogi, ada yang diam saja bahkan ada yang membatalkan diri untuk unjuk hasil latihan.
Hal seperti ini tak hanya terjadi pada anak kecil, orang dewasa sekalipun bisa saja merasakan hal yang sama.

Rasanya bukan hak kita sebagai orang dewasa memberikan penilaian hasil atau kecewa ketika mereka tak berhasil.

Kita perlu jujur melihat ke dalam diri.

Pada saat anak ‘sukses’ tampil lalu gembira, kegembiraan itu ditujukan atas kemauan mereka berupaya ataukah gembira karena mereka berhasil membuat bangga?

Pada saat anak tak tampil seperti yang diharapkan, kekecewaan itu ditujukan pada siapa?

Kecewa karena anak tak tampil hebat sehingga orang tua merasa malu diri, ataukah kecewa karena kurangnya upaya dan dukungan semangat dari orang tua?

Arah menjadi terbalik, bukan lagi pada anak sebagai Subjek melainkan Objek yang diminta membuat gembira atau kecewa karena dianggap gagal.

Ayah Bunda,
Kita semua pernah merasakan jadi anak-anak… Tentu semestinya jauh lebih mampu empati pada anak ketimbang mereka diminta memahami orang tua.

Yuk, Ayah Bunda.
Anak-anak yang kaya akan apresiasi pada upaya akan menjadi jiwa yang tak akan henti mencoba hingga mereka dewasa kelak. Ketangguhan membutuhkan energi dan itu berasal dari apresiasi orang tua pada upaya anak.

Terimakasih kepada Ayah Bunda yang telah hadir lahir bathin menyimak tampilan Ananda dan memberikan apresiasi yang tulus pada mereka.
InsyaAllah akan menjadi semangat untuk Ananda berkarya di sesi berikutnya.

Comments

comments

Comments are closed.

WhatsApp chat