PROSES BELAJAR ANANDA SULTAN (Perjalanan Menumbuhkan Kemandirian)

SEKOLAH, MENGUBAH KEBIASAAN ANANDA (Sudahkah Kebiasaan Ortu Turut Berubah?)
08/10/2019
KOLABORASI HADIRKAN RAGAM SOLUSI (Solusi untuk Materi, ataukah Menjalankan Amanah Allah SWT)
10/10/2019

Ayah bunda,
Pengalaman baru menjadi sangat menantang bagi anak jika ia tidak kita siapkan untuk menjalani prosesnya. Eksplorasi lingkungan dan orang disekitar memberikan pengalaman seru dan sensasi yang berbeda bagi anak. Pengalaman baru artinya tantangan baru, diperlukan keterampilan dan kesiapan untuk menjalani prosesnya.

Umumnya salah satu alasan orang tua belum mau melepaskan anaknya untuk ke sekolah adalah perasaan emosional yang mendominasi orang tua. Banyak ketakutan-ketakutan yang dipikirkan orang tua terhadap reaksi yang muncul pada diri anak, seperti menangis, tantrum dan marah. Respons ini bisa dikatakan wajar ya ayah bunda, karena anak sudah terbiasa hidup di lingkungan keluarga bersama dengan orang tua dan keluarga inti. Sehingga anak masih berlatih menyesuaikan dirinya dengan lingkungan dan pengalaman baru.

Ketika anak mulai memasuki dunia sekolah, ia bertemu dengan lingkungan yang lebih luas. Ia akan bertemu dengan bunda guru dan teman-teman yang tidak biasa ia temui. Selain itu, anak juga dituntut untuk berkegiatan tanpa didampingi oleh orang tuanya.

Anak ditantang untuk belajar mandiri dan berjarak dengan orang tua atau pengasuh. Beberapa anak mungkin akan menunjukkan reaksi kurang nyaman, seperti menangis. Hal ini ia lakukan lantaran merasa dirinya tidak aman dan nyaman.

Di Alifa Kids, kami membimbing anak untuk mampu berkegiatan secara mandiri di sekolah tanpa didampingi oleh orang tua atau pengasuhnya. Orang tua diperkenankan untuk menunggui anak hanya ketika awal mula anak masuk sekolah. Membangun kerjasama dengan orang tua menjadi pondasi penting mendukung tumbuhnya kemandirian dan kemampuan beradaptasi anak di lingkungan sekolah.

Seperti Ananda Sultan, sedang berproses berlatih untuk mampu mandiri dan beradaptasi dengan lingkungan sekolah. Sultan berupaya meyakinkan dirinya bahwa teman, bunda guru dan sekolah adalah lingkungan yang aman bagi dirinya.

Kita selaku orang dewasa perlu terbuka dan meyakinkan anak bahwa lingkungan yang kita siapkan untuknya bereksplorasi adalah lingkungan yang aman. Sikap menerima dengan tulus terhadap semua reaksi yang muncul dari anak. Merupakan hal yang wajar jika anak tidak mudah merasa nyaman untuk berinteraksi dengan orang dan lingkungan baru. Tugas pendidiklah (orang tua & guru) memastikan bahwa peran sekolah sebagai lingkungan kedua bagi anak harus mampu menyediakan lingkungan yang dinilai aman oleh anak dan membuatnya nyaman berada di sekolah. Hal yang tak kalah penting adalah mendukung proses eksplorasi anak untuk mampu mandiri, percaya diri dan tumbuhnya kemampuan bersosialisasi sesuai dengan tahap usianya.

#BeforeAfterDiAlifaKids

====
Karakter A.L.I.F.A
A : Alifa
L : Loyal Kepada Allah SWT
I : Inisiatif
F : Fathonah
A : Adil

Comments

comments

Comments are closed.

WhatsApp chat