SUASANA (susahnya) BEKERJA & BELAJAR DI ALIFA KIDS (Panduan Sudut Pandang untuk Ortu)

UMMATAN WASHATAN (Mendidik dengan Prinsip)
05/11/2019
BERATNYA TANGGUNGJAWAB SOSOK AYAH (Happy Father’s Day)
12/11/2019

Ayah Bunda,
Ketika mendidik anak, sebagian besar kita terlalu berfokus kepada proses “menyuapi dan menghujani” anak didik. Mencari berbagai metode, cara dan alat agar anak-anak menjadi ‘pintar’.

Padahal, proses belajar anak didik akan berkualitas jika para pendidik bersungguh-sungguh menjalankan proses mendidik diri TANPA HENTI. Sayangnya, orang dewasa yang mengaku guru sekalipun merasa sudah selesai proses belajar ketika tuntas di bangku kuliah.

Tak sedikit yang berguguran begitu menjadi bagian dari Alifa Kids. Mereka mempertanyakan
“kenapa saya disuruh belajar lagi”.
Ajaib bukan…
Apa jadinya peserta didik jika pendidiknya menganggap belajar sebagai beban dan merasa disuruh…

Bekerja dan belajar itu Alifa Kids itu memang susah dan menyusahkan bagi yang tak rela dirinya merdeka dengan belajar hingga sepanjang sisa usia…

Anak-anak tak butuh dihujani pengetahuan karena sebagian besar sudah bisa mereka akses dari internet. Pendidik hadir sejatinya sebagai teladan. Memberi contoh kecintaan pada proses belajar. Menjadi kawan yang sama-sama penasaran dan menjemput pengetahuan. Bukan diri yang sok tahu dan berhenti mencari tahu. Apalagi sekedar datang menghabiskan waktu…

Ketegasan Alifa Kids dalam memastikan semua pendidik terus belajar dan mengasupi akalbudinya sendiri adalah harga mati yang tak bisa ditawar lagi.

Saat ini, tak sedikit orang muda yang merasa terbebani jika diminta berbenah diri. Inilah mungkin yang membuat profesi guru masih jauh tertinggal dari profesi lainnya. Dokter misalnya, harus menghabiskan waktu seharian, kurang tidur, melahap buku-buku tebal, agar tak terjadi Malpraktik.

Bagaimana dengan yang mengaku guru dan berhenti belajar ?
Tak terbayangkan Malpraktik yang ia lakukan sehari-hari pada anak didiknya…

💖Ayah Bunda,💖
Orang tua bisa berperan dalam menghidupkan budaya belajar di lingkungan pendidik.

CARANYA :
✅ Bertanyalah tentang budaya belajar di sekolah yang Ayah Bunda pilihkan untuk Ananda. Cari tahu bagaimana guru dibekali alalbudinya sepanjang waktu di institusi itu.

✅ Mulai mengurangi terkesima dengan fasilitas fisik. Karena anak dididik oleh manusia, bukan benda-benda mati yang tak akan memperkaya akalbudinya.

Selamat berperan, Ayah Bunda.
Sama-sama kita ciptakan lingkungan pendidik yang terus belajar dan konsisten mendidik dirinya tanpa henti.

Profesi ini akan diapresiasi jika para pendidiknya berbenah diri tanpa henti…

Comments

comments

Comments are closed.

WhatsApp chat