TUMBUH KEMANDIRIAN DENGAN MENGENAL KEBUTUHAN DIRI SENDIRI (Mendidik Generasi yang Menghindari Perilaku Mubazir)

KARAKTER MANDIRI TAK TUMBUH SENDIRI (Anak Butuh Diberi Kepercayaan & Dilibatkan)
24/09/2018
INSPIRASI KEMANDIRIAN DARI ANANDA QUENNA (Karakter Anak A.L.I.F.A)
26/09/2018

Ayah Bunda,
Saat ini dan di masa mendatang, kita dan Ananda hidup dengan hasil alam yang semakin terbatas. Sehingga diperlukan kesadaran yang mampu mengelola kebutuhan diri, tak sekedar mengikuti keinginan.

Keterbatasan air bersih, bahan-bahan alami yang dibutuhkan tubuh, menjadi tantangan tersendiri.

Pernahkah kita melihat seseorang di sebuah restoran mencuci tangan dengan jumlah sabun yang berlimpah dan membuka kran air terlalu deras utk ukuran tangannya…?

Pernahkah kita melihat di sebuah acara makan prasmanan yang para tamunya mengambil semua menu dengan porsi yang jauh melebihi kapasitas perut orang normal…?

Ayah Bunda,
Kemubaziran adalah perilaku yang tak disukai Allah SWT. Karena kita hidup tak hanya sendiri, perlu memikirkan keberadaan dan kebutuhan orang lain.

Mari didik anak-anak kita untuk mengenal kata “cukup”.
Cukup dalam menuangkan air minum. Cukup dalam mengambil porsi makanan. Cukup dalam mengambil perlengkapan mandi dan membersihkan tubuhnya…

Sangat menyenangkan bila rumah pun berperan sebagai madrasah… Mendidik Ananda tak hanya pintar mengenal angka namun menjadikan pengetahuan akan angka sebagai alat ukur kebutuhan dirinya akan kata “Cukup”.

========

Proses menumbuhkan karakter Inisiatif, dimensi Mandiri

Karakter A.L.I.F.A
A : Amanah
L : Loyal pada Allah SWT
I : Inisiatif
F : Fathonah
A : Adil

Comments

comments

Comments are closed.

WhatsApp chat